Better Quality on PC
She goes by the name Mochizuki Miu, a soul that ousted her crown. ‘Tis she began to write her new sojourn, her newfangled anecdote filling the emptiness in Takamatsu City.

MOCHIZUKI
MIU
彼女は望月みうという名前で通っています。 彼女は私自身の王座の崩壊の上に立っていました。 「これは彼女の新しいエピソードです。
Dear, Gentle Reader

| HER | |
|---|---|
| Name | Mochizuki Miu |
| Kanji | 望月美羽 |
| Nickname | Miu, Miung |
| Date of Birth | 2007. August, 09 |
| Place of Birth | Osaka |


| Zodiac Sign | LEO |
| Blood Type | B |
| Sexual Orientation | Heterosexual |
| Occupation | Takamatsu High School, Student |
| Status | ALIVE |
| Addition | |
|---|---|
| FACE CLAIM | STAYC’s ISA (이채영) |
| VOICE CLAIM | STAYC’s ISA (이채영) |
PERSONALITY.
Seperti pada umumnya, setiap insan ditandai dengan suatu impresi awal, sejak dapat berjalan hingga mengeluarkan keinginan, Miu selalu ditemani dengan senyuman. Terlepas dari kemegahan yang menemani, dirinya tidak pula semena-mena dengan manusia di sekitar. Sebuah sapaan hingga tawaran untuk bermain istana bersamanya tidak jarang diberikan. Sebuah ajaran dari Ibu, bahwa Miu tidak boleh membeda-bedakan yang dikatakan sebagai derajat seorang manusia telah tertanam dengan baik pada hati dan pikiran puan.


Rupanya, setinggi-tingginya derajat manusia ujar Ibu bahwa kita harus mengetahui mana yang salah dan benar. Ayah mewanti, Ibu mengingati, dan dia sebagai insan penerus menaati. Jika kalian tahu bahwa dalam sebuah karya seni seperti film, selalu ada peringatan mengenai batas penonton yang bisa menikmati, hal-hal sekecil itu selalu menjadi peraturan yang cukup ketat bagi keluarga Mochizuki dalam membesarkan anaknya. Miu selalu diberikan pendidikan maupun hiburan yang cocok serta sesuai dengan perkembangan umurnya. Sekedar terlambat mengetahui menurut keluarga lebih baik daripada terlalu cepat dalam mengetahui bagaimana dunia luar termasuk yang dikenal manusia dengan sebuah nafsu biologis. Mochizuki Miu selalu dijaga ketat oleh Ayah dan Ibu untuk menjauhi hal-hal yang tidak diinginkan dan memiliki posibilitas mencelakai anaknya.
Kerap dilindungi, dituruti, hingga membuat segalanya menjadi lebih mudah untuk Miu. Bukan bermaksud untuk tumbuh menjadi anak yang manja dan meminta segala hal termasuk yang mustahil didapatkan, namun kedua orang tua terutama sang Ayah sudah terbiasa memberikan bahkan bertanya persoalan keinginan Miu hingga langsung dikabulkan. Ia ucapkan syukur di dalam hati bahwa Ayah diberikan kemasyhuran agar dirinya mendapatkan kenyamanan. Terbiasa dengan hal tersebut, Miu tidak jarang menginginkan diinginkan oleh orang lain, barang-barang berbau putri kerajaan yang baru saja keluar di pasaran, membuat rapalan doa serta konsep yang telah dibuat pada kepala bahwa Mochizuki Miu adalah putri paling cantik di dunia menjadi sebuah kenyataan.


Dirinya mengerti bahwa ini merupakan suatu kesalahan namun ia terlalu nyaman. Miu merupakan seorang proscrastinator, menunda suatu pekerjaan adalah hal yang tidak pernah dilewatkan; mengerjakan sesuatu yang tidak penting adalah hal yang selalu diutamakan. Menurut Miu, 'Siapa yang tidak suka bersantai-santai di kamar, tempat kalian yang paling nyaman itu?'




